Allah SWT menciptakan setiap manusia dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Dalam QS. At-Tin ayat 4 disebutkan: “Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.” Ayat ini mengingatkan bahwa setiap manusia berharga di mata Allah dan tidak perlu merasa rendah diri hanya karena tidak sama dengan orang lain.
Rasulullah SAW juga mengajarkan pentingnya menjaga diri dan hati. Dalam hadist riwayat Bukhari dan Muslim, beliau bersabda: “Tubuhmu memiliki hak atas dirimu.” Hadist ini menunjukkan bahwa seorang muslim perlu menjaga kesehatan, istirahat yang cukup, serta tidak memaksakan diri hingga melupakan kebutuhan tubuh dan mentalnya.
Di tengah budaya hustle dan tuntutan media sosial, banyak anak muda merasa harus selalu produktif agar dianggap berhasil. Padahal, beristirahat sejenak, menjaga kesehatan mental, dan menjauh dari lingkungan toxic juga termasuk bentuk self love yang sehat. Islam mengajarkan keseimbangan antara usaha dunia dan ketenangan jiwa.
Self love dalam Islam berarti menerima diri dengan rasa syukur, terus memperbaiki diri tanpa membenci kekurangan yang dimiliki. Tidak perlu menjadi sempurna untuk merasa berharga, karena nilai seorang manusia bukan diukur dari jumlah followers atau pencapaian dunia, tetapi dari ketakwaannya kepada Allah SWT.